قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ
Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,
النّاس
Buka versi interaktifTurun di Makkah (sebagian menyebut Madinah); penutup mushaf, memohon perlindungan Allah dari bisikan setan.
Surat ke-114 dalam mushaf · 6 ayat · Madaniyah · urutan turun ke-21 dari 114 surat.
Nama lain: Al-Mu'awwidzatain (bersama Al-Falaq)
Keutamaan: Nabi membacanya bersama Al-Falaq sebelum tidur (HR. Bukhari); beliau menyebut keduanya ayat yang belum pernah ada tandingannya (HR. Muslim).
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ
Qul a‘ūżu birabbin-nās(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan manusia,
مَلِكِ النَّاسِۙ
Malikin-nās(i).
raja manusia,
اِلٰهِ النَّاسِۙ
Ilāhin-nās(i).
sembahan manusia
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
Min syarril-waswāsil-khannās(i).
dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ
Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i).
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ
Minal jinnati wan-nās(i).
dari (golongan) jin dan manusia.”