قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
Qul a‘ūżu birabbil-falaq(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)
الفلق
Buka versi interaktifTurun di Makkah (sebagian menyebut Madinah); bersama An-Nas disebut Al-Mu'awwidzatain. Menurut hadis Bukhari, Nabi membacanya sebelum tidur.
Surat ke-113 dalam mushaf · 5 ayat · Madaniyah · urutan turun ke-20 dari 114 surat.
Nama lain: Al-Mu'awwidzatain (bersama An-Nas)
Keutamaan: Nabi membacanya bersama An-Nas sebelum tidur (HR. Bukhari); beliau menyebut keduanya ayat yang belum pernah ada tandingannya (HR. Muslim).
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
Qul a‘ūżu birabbil-falaq(i).
Katakanlah (Nabi Muhammad), “Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh)
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
Min syarri mā khalaq(a).
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a).
dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ
Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad(i).
dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ
Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad(a).
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”